preloader
Edit

About Us

We must explain to you how all seds this mistakens idea off denouncing pleasures and praising pain was born and I will give you a completed accounts off the system and expound.

Contact Info

Pelatihan Manajemen Kewirausahaan KKM Kelompok 2 Ds. Bangkuyung

  • Home
  • -
  • Pengabdian Masyarakat
  • -
  • Pelatihan Manajemen Kewirausahaan KKM Kelompok 2 Ds. Bangkuyung
 Pelatihan Manajemen Kewirausahaan KKM Kelompok 2 Ds. Bangkuyung

Ketua STISIP Banten Raya, Dr. Nasir, S.P., M.P menghadiri acara sekaligus membuka Pelatihan Manajemen Kewirausahaan yang dilakukan mahasiswa STISIP Banten Raya dalam rangka Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 2 yang dimotori oleh Drs. H. Nurhasan, M.Pd sebagai Dosen Pendamping Lapangan (DPL) yang berlokasi di Ds. Bangkuyung Kec. Cikedal kab. Pandeglang, pada Rabu Pagi (8/9).

Ada hal yang menjadi fokus dalam bicaranya, bahwa KKM tahun ini agak sedikit berbeda. Beliau mengatakan, “biar KKM tahun ini tidak Monoton, yang biasanya melakukan aktivitas-aktivitas yang rutin sekarang hal itu tidak menjadi prioritas utama.” Akan tetapi kali ini kita melakukan perubahan konsep, ada indikasi awal yang dilakukan dosen dalam hal ini sebagai Dosen Pendamping Lapangan (DPL) untuk melakukan survey lapangan terlebih dahulu, nanti akan menjadi sebuah konsep dan diusulkan kepada panitia penyelenggara KKM dalam hal ini LPPM STISIP Banten Raya.

Konsep yang dilakukan dosen yang berkaitan dengan tema, yaitu ekomoni kreatif  yang ada di desa dan bagaimana membuat konsep membangun ekonomi, meneliti komunitas yang ada di desa tersebut sebagai pendamping KKM dilapangan. “kita melihat potensi apa yang ada di desa tersebut khususnya desa Bangkuyung dalam hal ini pembuat emping melinjo dan nanti dipetakan, dipublikasi mana yang sudah berjalan atau pun yang belum jalan dan ini harus ada tindak lanjutnya”tandanya.

Begitu sebulan KKM ini selesai nanti ada Output yang dihasilkan, dan ada STL yang ditindak lanjuti baik oleh STISIP Banten Raya ataupun stakeholder yang lain sehingga nanti ada sesuatu yang bisa dikembangkan, “sehingga nantinya ada efek, ada dampak dan ada outcome yang dihasilkan dari KKM ini,”lanjutnya.

Disatu sisi mahasiswa juga harus melaporkan hasilnya, dikarenakan KKM adalah program wajib yang harus diikuti sebagai salah satu mata kuliah yang diwajibkan. Oleh karena itu semua mahasiswa wajib, sebagai proses untuk beradaptasi dengan masyarakat dengan membawa ilmu pengetahuan yang bisa dishare kepada masyarakat dan menjadi bahan pikiran untuk bekal nanti mereka lulus.

Kita berharap, semua kelompok KKM yang tersebar di wilayah Kabupaten Pandeglang bener-bener menghasilkan produk unggulan yang ada didesa masing-masing. Sehingga masyarakat desa akan bangkit dalam hal ini perekonomiannya dan bias membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitarnya.

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X